Maaf Nggih Pak, Bu
Pak maafkan anakmu ini ya pak, hidupnya selalu merengek-rengek pada sunyi Juga untuk ibu, maaf nggih bu, anakmu ini suka mengeluh terus saat jalanya sulit Penuh tanjakan dalam tiap langkahnya Aku ndak tau bu, kapan anakmu ini akan sukses berhasil Beban kuliah saja tidak selesai-selesai, ya memang pengecut dengan alibi menjadi buruh pabrik disemester akhir Pak maaf banget ya pak, seperti ga ada untung-untungnya dari anakmu ini Walau anakmu ini makin kurus dan hitam, tapi tak apa pak Ya mungkin semakin melengkapi akan gagalnga suatu perjalanan dilihat dari fisiknya Sajak ini kutulis diwaktu istirahat saat di pabrik karanganyar Penuh rasa gagal, tapi semoga bapan dan ibu memaafkan anakmu yang gagal ini pak, bu 12 jam kerja dengan mengharap rupiah untuk bertahan ditanah perantauan Banyak pelajaran, banyak guru, banyak ruang-ruang sunyi Sukoharjo, solo, karanganyar akan menjadi tempat monumental kegagalan ini Tapi tak apa bu, sepertinya anakmu ini memang pantas mendapat kegagalanya Aku tak...