Mensyukuri Kepergian
Sebuah kabar datang dari seorang teman Tentang kepergian mu ke negeri orang yang cukup jauh Aku lupa siapa yang persis mengucap kabar itu dan saat kapan Tapi kita semua sepakat jarak dan waktu hanya ilusi-ilusi pikiran Sebenarnya kita sudah satu dalam semua semesta ini termasuk waktu Tak ada aku dan kamu, bahkan tak ada kita, tak ada konsep sampai bahasa Soal raga yang terpaut jauh antara indonesia dan korea juga konsep-konsep pikiran kita Kukira mensyukuri kepergian adalah hal yang seharusnya dilakukan Semoga kita selalu dalam ruang kosong sunyi yang tanpa pikiran dan konsep-konsep modern Semua berjalan dengan kejernihanya, berjalan sebelum pikiran, sebelum kata dan bahasa Disana kita semua seperti cermin yang jernih, merefleksikan segala sesuatu dengan apa adanya Karena sudah tak ada lagi konsep aku kamu bahkan sebelum pikiran, kita menemukan cinta disana Mungkin konsep cinta dan tulisan ini juga terbahasakan aksara, tapi marilah kita kosong kembali Diam saja diruang kosong sunyi ini...