Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2022

Mensyukuri Kepergian

Sebuah kabar datang dari seorang teman Tentang kepergian mu ke negeri orang yang cukup jauh Aku lupa siapa yang persis mengucap kabar itu dan saat kapan Tapi kita semua sepakat jarak dan waktu hanya ilusi-ilusi pikiran Sebenarnya kita sudah satu dalam semua semesta ini termasuk waktu Tak ada aku dan kamu, bahkan tak ada kita, tak ada konsep sampai bahasa Soal raga yang terpaut jauh antara indonesia dan korea juga konsep-konsep pikiran kita Kukira mensyukuri kepergian adalah hal yang seharusnya dilakukan Semoga kita selalu dalam ruang kosong sunyi yang tanpa pikiran dan konsep-konsep modern Semua berjalan dengan kejernihanya, berjalan sebelum pikiran, sebelum kata dan bahasa Disana kita semua seperti cermin yang jernih, merefleksikan segala sesuatu dengan apa adanya Karena sudah tak ada lagi konsep aku kamu bahkan sebelum pikiran, kita menemukan cinta disana Mungkin konsep cinta dan tulisan ini juga terbahasakan aksara, tapi marilah kita kosong kembali Diam saja diruang kosong sunyi ini...

Haii

Haii dunia aksara Kembali lagi dengan segenap perasaan derita Tak ada yang melihat tulisanmu kecuali Tuhanmu sendiri Begitu asyik bukan kesunyian ini Hanya ada kamu dan Tuhanmu saja Kembali berkeluh kesah melalui tulisan Bisa kubilang semua berasal dari dia, tunggu tunggu, ya berasal dari diri sendiri tentunya Kesalahan tiap langkahnya memupuk gunung penderitaan yang tinggi didasar laut Kata derita menjadi teman kedua ku setelah kesendirian Tapi tak tahu, hal-hal yang menyangkut kesedihan selalu memunculakn tulisan-tulisan seperti ini Tapi, siapa juga yg mau menderita agar tulisanya dapat muncul kembali, hahahaha Kali ini benar-benar sedih, risau, takut Takut dengan sedihnya orang-orang dikeluarga, tentu yang paling berjasa dan besar sekali hutangku kepada keluarga Juga masalah kerja, pasti hal-hal yang memusat padaku adalah sumber masalah, sumber kebencian, em tapi kukira aku pantas mendapatknya karena diriku yang buruk ini, tak sopan, ngeyel, dan selalu sok bisa. Kebenaran memang pah...