Postingan
Menampilkan postingan dari 2020
Tangisku Bertemankan Muria
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Perawakanya tampan, rambut tersisir pendek rapi, berjas dan berdasi hitam Tampak senyum bangga karena kelulusanya Orang yang selama ini dianggap bodoh sekarang jauh melampauiku Menyelesaikan candu sekolah dalam empat setengah tahun Dijalan arah kerja ini, disamping kanan ditemani gunung muria Tangisku bertemankan muria kali ini Bukan masalah benci akan kebahagian saudaraku sendiri Tapi kumenangisi diriku sendiru atas nama otokririk Mungkin hanya puisi-puisi sampah yang telah kulalui dengan ikhlas Sangat berbeda sekali denganku saat ini saudaraku itu Selalu diidam idamkan orang-orang tua karena kerapian pendek rambutnya Juga perawakanya yang gagah dan berkulit seputih awan Jauh seperti ku, berambut gondrong yang nanggung, kurus, serta kegelapan bersemayam dalam kulitku Serta jiwaku mungkin? -Arah Jalan Kerja Mayong, 24 Desember 2020
Pria kurus diseberang jalan
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Terlihat menunduk pria kurus itu Menatap tanah yang dipijakinya Rambutnya berantakan bak reruntuhan perang Tanganya kurus, cukup tinggi dan wajahnya lusuh penuh debu Entah apa yang membuatnya terus menunduk Apakah sebuah kemerdekaan diri terlihat seperti orang gila Ataukah rasa rindu pada ambisi-ambisi masa lalu Baju compang-campingnya membuat angin malam senantiasa menyelimutinya Jalanan tempatnya mencari-cari jati diri Entah sudah berapa purnama pria kurus itu tak mandi Menunduk sunyi disamping sorot lampu kuning jalanan Gerimis sedikit membasahi dirinya yang sedang berteduh dibangunan seberang jalan Sebuah kemerdekaan dan otentikasi semoga senantiasa ada dalam dirimu 00.48 WIB • Jepara, 19 Desember 2020
Kehidupan yang Patah
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Baik baik aku setuju denganmu kali ini sastra Bahwa, kejahatan juga termanifestasi dari sakit hati yang tidak dipuisikan Entah sakit hati karena kekasih atau apapun saja Seperti malam ini puisi yang kutuliskan juga tentang hati yang patah karena kehidupan Tapi aku tak pandai merangkai kata secara sunyi seperti guru misterius yang ada di Bali itu Semoga sunyi kali ini sampai kepada puncak dunia-dunia sunyi Tapi hey, puisi macam apa ini Sunyi saja kau aku aku kan sebagai yang tersunyi Bagaimana kau ini, padahal sudah cukup kan proses pematahan hatimu agar menjadi puisi sunyi Apalagi ini soal hati yang patah karena kehidupan Harusnya banyak sekali sajak yang terlarik dalam kertasmu Sudah, perasaan sungguh bercampur aduk Maafkan aku Jepara, 26 November 2020
Kemana Badra?
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Badra! Dimana kau? Hari ini banyak orang-orang kehilangan sosok dirimu Badra. Apa kau diculik pasukan Kubera saat menguasai Alengka lama? Apa kau gagal dalam meracuni pasukan-pasukan itu? Sosok sunyi dalam dirimu sungguh kumerinduinya Badra Ayo kita rebut kembali kemenangan seperti kau membabat habis seluruh pasukan Alengka lama Tak dikisahkan dan pengakuan atas orang lain karena mu sunggu sunyi Badra Kemana kau selama ini? Kapan kembali menjadi heroik yang tak dikisahkan? Apa saat ini kau pensiun dan menikmati hari tua ditepian sungai yang damai? Ditemani Widyawati istrimu yang cantik denhan hanya bertani setiap hari Bertempurlah sekali lagi badra, hari ini sangat perlu sosok-sosok sepertimu yang tak dikisahkan. Tapi selalu mengisahkan baiknya orang lain. Jepara, 22 November 2020
Konservatisme KKN
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Sudah kubilang saatnya diriku mengiri kan? Tanyaku pada dekan dan jajaranya yang mengurusi KKN Tatap tajam mataku dan jari yang menelunjuk kearah padamu tuan dan puan Aaiihhh sudah lah tuan, kau terlalu berat membawa nama organisasi besar ini Perjuangan dimasa lalu tak kau manifestasikan diera sekarang ini, apalagi di hari esok Contoh program yang cukup dagelan kembali lagi kau pentaskan Apa tidak cukup kelucuan program kemarin pak dekan? Sungguh lucu fakultasku ini, fakultas dibawah kampus swasta terbaik sealam semesta Ya benar sampai kealam semesta karena melihatnya dengan satu orang Tumpang tindih, macet informasi sampai ketidakjelasan yang lainya kau pertontonkan Apa sudah saatnya tuan-tuan ini pensiun saja Menikmati masa tua bersama cucu-cucu ditemani hangatnya kopi Dan pergolakan di dunia pendidikan diserahkan ke anak muda saja Setidaknya libatkanlah ideologi pemuda yang gandrung idealisme tuan Bagilah mereka ruang untuk mempengaruhi jalanya program-program fakultas bahkan univer...
Sebelah Kiri
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Saatnya menggeser langkah ini sedikit mengiri Ya memang kita sudah menyepakati kanan bisa saja kiri, pun sebaliknya Tapi mengiri saja lah dalam artian pada umumnya Semua jalan terlihat kekanan karena terjegal realita-realita hitam Pergolakan hati, pencarian tuhan, otokritik kediri sendiri sampai perlawanan terhadap ego, ya semua itu saya akui saya kalah Dan kembali benar kata orang tua yang berumah di Jogja itu bahwasanya perlawanan paling berat adalah melawan diri sendiri Kukira jalan akan terperosok jika terus kekanan Memang dialektika kiri-kanan harus seimbang dalam tafsiran perjalanan Bisa saja jalan tiba-tiba tak lurus, saat itulah saatnya mengiri Dan mungkin aku sedikit terperosok ke jurang kala itu Ya walaupun kanan selalu benar dalam dialektika waktu yang sampai pada kesuksesan Mungkin saja aku yang tak kuat dalam jalan penuh kontur ini, hampir berbentuk jurang Padahal hal itu menguatkan kaki dan tubuhmu diujung jurang itu menuju jalan setapak Aihhh kembali bergolak pikiran-pik...
Dialektika Waktu Bukan Aku Tapi Aku
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Arsip 4&5 Mei 2019, di angkringan ISI Surakarta waktu itu Sampai benar-benar lupa pernah menuliskan tulisan ini, seperti bukan aku pada saat ini, tetapi memang benar aku. Substansi optimisme dan harapan sangat berbeda denganku saat ini, dan berkah ditemukanya tulisan ini juga sebagai pengingat dirimu sungguh bodoh dimasa sekarang. Aiihhh terimakasih kawanku okky, ayu dan yahya, aku berjalan sangat lamban saat ini, bahkan berhenti bahkan berbalik mundur. Kau berlari sangat cepat kawanku ehehehe, senyum tertawa karena terharu kalian sangat jauh didepan, bukan iri ataupun pembanding pada diri ini malah sebaliknya bahagia dan penuh haru melihat kalian berlari sungguh cepat. Kadang juga rindu membicarakan kehidupan di angkringan ISI, 3 kampus 4 jurusan, eh bukan-bukan 4 kampus 4 jurusan aku lupa malam itu ada junior kita dari Untidar Magelang yang berlibur kesolo, bahkan saat ini masih lupa siapa nama dari orang tersebut. Arsip ini juga sebagai saksi bahwa kalian sungguh luar biasa seba...
Dan Mungkin Esok Hari
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Dan mungkin esok hari Kupu-kupu kayu dapat terbang dengan kedaulatanya Dapat kesana kemari secara merdeka Tanpa intervensi dari psikis dan keadanya Atau mungkin esok hari Kupu-kupu kayu mati kelaparan dan keputusasaanya Terkubur dalam tanah dengan jajahan pilihanya Juga terseok-seok oleh keadaan yang tak dikuasainya Dan mungkin esok hari Bunga tumbuh ditembok beton yang keras Menghancurkanya dari dalam dengan akar dan batangnya Biji-biji bunga yang ditabur suksek merobohkan tembok dengan mekar bunganya Atau mungkin esok hari Bunga tak tumbuh di tembok beton itu Bunga mati melawan tembok beton yang kokoh Dan jutaan biji bunga tak tumbuh di tembok tersebut Dan mungkin esok hari Sawah-sawah kembali berjaya dengan menggulingkan pabrik-pabrik Suara gemersak padi karena terpaan angin tanda menangnya sawah atas pabrik Para pegawai pabrik menjadi para petani dengan bahagia Atau mungkin esok hari Sawah-sawah kalah dalam pertempuran melawan parik Tak ada bunyi padi yang diterpa angin, hanya pana...
Dasar kamu rob
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Aku juga rindu saat kita lapar bersama kawan. Bahkan sampai kekasihmu membelikan kita jajan dan memakanya di kamar Lalu bicara tentang hidup seperti kita yang paling disakiti didunia saja Kuingat kau menyiapkan kain dan tikar karena kutaktahan dingin lantai Lalu kadang bergantian kumembelikanmu makanan Sekarang seperti sungguh lama sekali Apakah karena suatu masalah menghadirkan suasana masa lalu? Tapi yang kurasa waktu itu begitu mesra Bahkan beberapa kenangan tak penting begitu indah sekali Saat bercanda, saat meminjam sabun bahkan saat berangkat kuliah bersama Diperjalanan selalu teringat bagaimana kau kita mengendarai waktu Sungguh cepat karena bahagia Sungguh sangat merindu kali ini Bahkan kata yang kupilih amburadul karena hanya mengetik Sangat tak indah tapi yang kutahu aku sangat merindu Jepara, 26 Oktober 2020
Mimpi
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Ah kawanku dari Sukoharjo ini diam-diam menghampiriku tadi malam Kenapa rob? Hahaha Kurasa aku yang rindu kesederhanaanmu Mimpi tadi malam kau agak malu-malu hehehe Kok nyambung dengan masalah-masalah yang kudapat Kau memintaku terbuka bukan? Berat sekali rasanya Bahkan menceritakanya ke orang-orang sepertimu yang sudah dekat Mungkin harusnya kuceritakan tadi malam dimimpi itu Tapi sayangnya tak sadar jika itu mimpi Mimpi yang panjang Mungkin mimpi terpanjang yang pernah kualami Mengerjakan tugas dilapangan Membaca peta dan makan bersama kelompok Ahhh apakah itu PKL 4? Hahaha PKL dalam mimpi hahaha, jujur begitu rindu walau dalam mimpi Kurindu menunggu pagi mengerjakan jurnal di I lt 4 haha Bahkan waktu itu sahut bersama disana dan paginya berkuliah Tapi yang paling kuingat dirimu rob hahaha Roby roby, semoga selalu sehat dan bahagia rob juga kepada keluargamu yang sangat ramah saat kubertamu di pelosok Sukoharjo Cinta dan rindu untukmu dariku Jepara, 26 Oktober 2020
Impian suatu hari nanti
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Setiap orang punya mimpi dan pimikiran, jadi jika sudah saatnya, kuingin hal ini terjadi saat diriku masih hidup, dan jika tak ada setidaknya masih ada tulisan ini yang menjadi buah pemikiranku. Baiklah ini dia: Hidupnya Simpul Ormada Sekolah Alternatif Mimbar Ekspresi Pemerataan Investasi Pertanian Saat ini hanya 4 itu saja, mungkin bisa bertambah atau berkurang atau digabung, mungkin ditulisan ini sangat singkat, jika mau berdiskusi chat atau datang kerumah ya hehe 1. Pernahkah kalian merasa mahasiswa-mahasiswa daerah yang berkuliah di universitas besar tidak satu wadah dalam membangun kotanya? Saya tidak terjun jauh disana, tapi yang kurasakan sekarang seperti itu. Mahasiswa ormada yang tentu dengan intelektualnya dan masa emas usianya perlu satu wadah untuk membangun desa-desa dikabupatenya, mungkin problem utama adalah jarak dan jarang pulang kerumah, tapi mari kita agendakan 1 bulan sekali mengabdi di kabupaten kita sendiri, seperti pembuatan fasilitas umum didesa-desa, bantuan s...
Kausal Maharaja Misteri
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Malam menari pagi tersungkur Kau bilang menari saja kawanku Kubalas kuresah karena itu, bagaimana dengan esok hari? Esok hari? Menari saja, kutahu juga esok hari selalu menari, ya walau kadang tarian kesedihan Bagaimana kau tahu dan seyakin itu? Orang tua pada sudut jogja pernag berkata itu, kurasa kaupun juga, lupa? Dengan berbuntu-buntu dan pergolakan dalam otak kudiam saja Sungguh maha misteri kausal itu Benar tidak? Jepara, 25 Oktober 2020
Perjalanan
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Tuhan, jalan apa ini? Aku tak tahu harus kearah mana Bahkan bergerak pun kurasa salah Apalagi berjalan, apalagi berlari Sebab akibat sangatlah menampar juga menggandeng Pikiran apa ini Tuhan? Kumenciptakan hal-hal yang jahat Tak hanya padaku, bahkan keorang lain Sadar lembutnya sesuatu tapi tak menggerakan apapun Apakah memang sudah tepat sadar? Ahhh begitu membingungkan Dalam jalan-jalan yang penuh persimpangan Belakangan ini hanya diam tak berani berjalan dibeberapa persimpangan Bahkan diampun tak sekedar diam Kurasa kumenghalangi jalan-jalan orang lain dan merusak jalan itu Jalan yang kurasa mudah tak semudah yang terkira Banyak hal-hal lain yang lebih mendasar Seperti pilihan, lalu pikiran juga hati Lapar, kesal, marah, sedih, menangis Perjalanan macam apa ini Tak bersyukur, hanya diam tanpa gerak Dan tulisan macam ini? Memaksa dan seadanya, apakah tidak malu dengan Tuhan? Kata-kata yang acak dan mungkin kurang bermanfaat Hanya sebatas kata tak mampu menata Tatanan-tatanan jalan ya...
Kupu-kupu Kayu
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Saatnya kupu-kupu kayu tersungkur Sayapnya kaku dan sulit digerakan Saat gembira memilih jadi kupu-kupu Yang didapat malah kayu yang menjelma jadi sayap Saat pertama keluar dikira tak apa Terjunlah kupu-kupu itu tanpa ragu Dan benar Saatnya tersungkur bagi kupu-kupu itu Waktu keluar jadi kupu-kupu utuh sampai dia tersungkur sekitar 3,5 tahunan Waktu yang panjang, waktu yang melelahkan Saat terjatuh tak langsung terjatuh Banyak tersangkut dan terbentur ranting dan dinding batu Saat dirasa bisa menggerakan sayap Dan melambat jatuh Terlihat harapan yang muncul Tapi tetap saja jatuh Kini tersungkur dalam tanah Banyak debu dan lumpur Kelaparan dan kehausan Sempat diam putus asa dan bergerak dengan sedikit harapan Terseok-seok dalam rumput dan tanah Terus menatap dengan sorot mata kosong Juga kadang tersenyum dalam tatapan penuh arti Terus berjalan dan berusaha terbang dengan bersayapkan kayu Kini kayu basah karena hujan Saat berjalan lagi, tak ada pohon lebat untuk berteduh Teruslah hidup k...
Bayang-bayangan Nyaman
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Menangis? Tentu saja kawan, kabar-kabar baikmu selalu membuatku menangis Bukan menangis karena benci atau hal apapun Hanya menangis terharu sekaligus mencundangi diri sendiri Menangis karena terbuang Dan selalu dalam sunyi dan gelap Memoar-memoar masa kecil selalu menjadi akar rumput waktu Menjulang tinggi menutup jalan yang seharusnya Kompas tak berfungsi di daerah tersebut Tak tau arah gunung ataupun laut Apalagi rumah Waktu melemparkan pada area penjemuran padi yang pernah kita sebut lapangan sepak bola "Kamu milih bola apa gawang?" Sautmu kepadaku "Tentu saja gawang, seperti biasa" Respon yang tiba-tiba kubalas untukmu Tentu saja membuatku menangis pada saat ini Waktu jadi moderator yang antagonis kala itu Kuterus menangis melihat memeoar itu menari didepanku Sedangkan kutahu masa depan sungguh sangat memisahkan kita Sangat memisahkan kita Ruang dan waktu semakin membingungkan Saat pergantian gawang karena sudah separuh permainan Permainan semakin seru, aku mem...
Langkah Kosong
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Langkahnya penuh dengan kekosongan Terlihat pada sorot matanya Tafsir-tafsir atas dasar pengalaman jadi dalihnya Terus berjalan Kadang berhenti Sangat lama Sangat-sangat lama Kadang tertegun dipersimpangan jalan Sejenak belihat kebelakang Banyak cinta-cinta dari langkah-langkah orang lain Semakin kosong kala itu Terus melangkahkan Hingga kosong benar-benar kosong Sampai terisi penuh dimata orang-orang Yang sebenarnya kosong Sungguh kosong Jepara, 28 September 2020
Lingkar Enak atau Lingkar Benar?
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Jika ditanya, pilih yang enak apa pilih yang benar, tentu saja jawabanya pun sangat membingungkan dan berhati-hati, pakai kacamata paradigma apa dulu ini? Pakai sudut pandang siapa dulu ini? Pertanyaanya kurang mengerucut nih. Berbagai respon pasti dilemparkan pada pertanyaan itu, baik mari sederhanakan saja. Entah sebuah akulturasi budaya atau efek masuknya globalisasi, dan tak tahu mulai merebaknya dari kapan, tapi yang kutahu akhir-akhir ini, beberapa orang-orang diberanda media sosial cukup vokal dalam menyuarakan gapapa sex yang penting ada consent dari kedua belah pihak, hematnya begitu. Sampai ada istilah FWB atau friend with benefit ya benefitnya adalah sex. Terlalu naif juga awalan dari kalimat pertama di paragraf kedua, memang saya belum tahu apakah hal seperti itu terpengaruh dari budaya lain atau memang kita menciptakan budaya tersebut. Dan kembali lagi kepada kebenaran tiap orang, dimana kebenaranku mungkin berbeda dengan kebenaran banyak orang, atau sebaliknya, yang kuta...
Aku Jatuh Cinta
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Aku jatuh cinta Jatuh cinta kepada suasana belakang rumah setelah hujan sore ini Juga kepada ayam dan burung yang melewati semesta Aku jatuh cinta Jatuh cinta kepada hangatnya obrolan kawan-kawan siang tadi Juga kepada kopi dan kacang yang setia menemani panasnya hari Aku jatuh cinta Jatuh cinta kepada orang yang sederhana mencintai pasanganya Juga kepada cerita tersembunyi yang tergaris dalam buku pasangan itu Aku jatuh cinta Jatuh cinta kepada cinta itu sendiri Juga kepada tindakan baik yang berlandaskan cinta dan kasih sayang Aku jatuh cinta Jatuh cinta kepada peradaban saat ini Juga kepada peradaban kasih sayang yang tak banyak muncul Aku jatuh cinta Jatuh cinta kepada kesederhanaan semesta Juga kepada kompelksitas yang membersamainya Aku jatuh cinta Jatuh cinta kepada kisah-kisah ranting pohon Juga kepada angin yang mematahkan salah satu ranting tersebut Aku jatuh cinta Jatuh cinta kepada senyum-senyum manusia Juga kepada senyum sederhana air kepada akar rumput Aku jatuh cinta Ben...
Berulang
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Hal-hal berulang dalam waktu yang berpola Pola-pola kompleks yang berlukis kehidupan Dari dekat sangatlah acak, tapi sebenarnya sangat rapi dan indah Ya benar, jika menjauhkan pandangan akan terlihat lukisan alam semesta yang beraturan Berlari tersungkur dan tarian-tarian yang indah Yang ditakuti hanya jumud dalam pandangan pendek itu Tak bergerak Diam Jepara, 23 September 2020
Kertas Baru
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Entah berapa lembar kertas-kertas baru yang tersingkap Tercoret, terlukis, tergaris dari paradigma pena-pena yang beragam Setiap penanya menggariskan waktu dan ruangnya Kadang berakhir indah, kadang berakhir biasa saja dan terkadang buruk Melihatnya supaya indah, harus dengan kaca mata yang bertransparansi penuh syukur Atau jika sudah jujur, tanpa kacamatapun dapat menerima goresan-goresan itu Tapi agaknya, banyak terlihat dari kacamata-kacamata yang lusuh Jepara, 22 September 2020
percaya
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Saya masih percaya sama tuhan Dalam menemani tiap hembus nafas ini Nafas-nafas makhluk ciptaaNya yang menari dalam arena Ya benar, arena yang dibuat tuhan juga Jika sadar, arena tersebut sangatlah kecil bagai titik tapi penuh dengan kemerdekaan Jika lalai, arena itu pun nampak luas dan terasa sangat luas Tak ada kemerdekaan juga saat lalai Terjajah oleh diri Diri yang lalai akan asal mula nafasnya itu dapat berhembus Jepara, 11 Agustus 2020
Kafir Diluar Kata
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Dalam kata Dalam aksara Dalam dunia sastra Terlihat surga sampai cakrawala dapat dipandang Tak ada kesalahan Tak ada juga laku-laku buruk Namun dalam dunia nyata Dosa, kafir, hal-hal hina lainya terlakukan Laku-laku kafir Laku-laku keburukan Maaf Tuhan Ampuni Isak tangis mengiringinya Jepara, 3 Agustus 2020
Senjakala Kata-kata
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Aku menariknya dari cakrawala Kutarik lengan kirinya dengan kedua tangan Tapi sepertinya kata-kata bersikeras menuju kegelapan Aku berteriak kepadanya sekuat tenaga Disinilah sebentar! Memang aku tahu sunyi itu idamanmu bersama tuhan Tapi kutakbisa tanpamu kata-kata Aku semakin mengendorkan genggamanku Kata-kata tertutup gelapnya langit mlam Berganti sinar-sinar bintang Dengan sedikit awan
Sunyilah Kata-kata
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Sunyilah kata-kataku Bersemayamlah dalam pucuk gunung yang hening Kuharap tuhan berkenan duduk disampingmu Dengan api unggun didepan mu dan kau berkata pada tuhan Tuhanku, maaf aku menciptakan tuhan-tuhan selainmu Dengan isak tangis sembari menunduk kebawah Tetes-tetes air mata membasahi tanah yang dingin Kemudian konstelasi bintang menyaksikan mu dengan tak bergeming Dengan isakan tangis yang tak terbendung, kau mencoba mengucapkan kalimat selanjutnya Tapi tuhan menyela lalu menepuk dan mengusap punggungmu sembari berkata Tetaplah sunyi kata-kata, kelak kita bisa turun gunung dan aku bersamamu, selalu bersamamu Isakan tangis semakin sesak dihati, dan kembali air mata semakin deras membasahi tanah yang dingin Kali ini bunga edelweis yang menyaksikan dengan tak bergeming Lalu orkestra edelweis dan angin bergemuruh memadamkan api Hanya cahaya bintang yang tampak, gelap dan sunyi Dalam gelap dan dengan senyum sedikit sembari mengusap air mata kau berkata dengan pelan Terimakasih tuhan San...
Gagal Sebagai Manusia
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Bahkan sampai pada kondisi tersebut Yang katanya otentik dan kompatibel dengan ilmunya Malah gagal besar saat langkah dilangkahkan pertama TSudah yakin dan benar dalam benak Nyatanya hanya mencari panggung semata Panggung-panggung banyak mata yang harus meng-aku kan aku Apanya yang jujur dan menjadi diri sendiri Siasat penuh meng-akukan diri syarat prioritas Tertampar pada kata orang dewasa itu Bukan hanya tentang hukum-hukum yang mengikat Hulir keindahan lah yang utama Tak lagi tamparan yang menampar Mungkin sudah jadi peluru yang ditembakan didepan mataku Sangat dekat Dan terpental ke ruang yang gelap Bahkan di ujung perenungan Kesunyianpun tak pantas didapatkanya Sungguh sangat tak pantas Sedikit cahaya dan gelap tadi memunculkan pembenaran Ahsudahlah, sama saja Memang gagal menjadi manusia Diri yang katanya sudah belajar mengakui kegagalan Rasanya sangat berat untuk mengakui kegagalan sebagai manusia tersebut Diri yang mencari-mencari pembenaran sungguh sangat hina Bagaimana tidak ...
Untukmu Ibu(8)
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Di awal yang sangat awal ini dari pagi Terasa sangat kalah karena jarang membukanya Membuka awal yang benar-benar awal Dari sang merah pembuka kehidupan Ya benar, kehidupan semua manusia Kurasa manusia-manusia itu selalu menang saat membuka seawal ini Membuka ruang-ruang sunyi Kali iki sunyi ditemani sejuk dinginya kemerah-merahan Sangat jarang mungkin di usia ku ini ibu Aku yakin selalu banyak awal yang kau doakan lewat tindakan awal juga ibu Jepara, 10 Juli
Untukmu Ibu(7)
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Terasa sangat lama tak menuliskan aksara ini ibu Tak tahu rantai apa yang membelenggu kesadaran ini Kurasa hampir 3 minggu ini yang paling genting Dan kembali lagi kekalahan telak atas diri melanda Selalu angkuh sebagai lelaki dewasa Sudah angkuh malah tak menanam Apanya yang menanam, menyirami saja sungguh jarang Dalam dasar lubuk ini ku termenung Tuhan, kuharap terian alam semesta ini selalu seimbang Tidak tidak, pasti selalu seimbang Kuharap aku dapat melihatnya sedikit saja Dalam balik jendela kecil ini Jepara, 9 Juli 2020
Berdaulat Diatas Rindu(7)
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Rasa apa ini Tuhan? Kurasa hanya raga yang hanya raga Tanpa ada rindu yang ada didalamnya Rindu pada sunyi-sunyi malam penuh bunga-bunga Rindu pada riuh rintikan air hujan Tentu saja ada pesan dalam sunyi dan ramai tersebut Memang selalu sulit dalam melihat sampai kesana Sampai ke hulu yang paling tinggi Dimana sunyi dan riuh hanya ada untukMu Jepara, 11 Mei 2020
Postcard untuk Kanjeng Nabi
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Maaf seribu maaf Tanah yang sudah sampai Tanah yang sudah pada saat ini dipijak Kimi yang berpijak selalu lupa kepadamu Yang telah berjuang terjaga karenamu Mungkin rumitnya semesta juga banyak tertolong karenamu Bagai keseimbangan tarian bulan yang indah Bagai semut yang menjadi semut Atas otentikasinya Tak seperti diriku Mungkin karena tanah yang begitu tua ini pada pandanganku Lupa selalu jadi pembunuh paling sunyi Peluru yang sangat jauh Sangat senyap Dan tepat pada dada Semoga sunyi diri dapat tembus dari peluru Semoga juga tameng besi kesadaran tak tembus peluru tersebut Jika tidak kebodohan yang menyeimbangkan saja Jangan sampai timpang Jepara, 11 Juni 2020
Untukmu Ibu(6)
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Saat ini Aku ditempat yang sama seperti kemarin bu Seperti berulang-ulang juga Pertanyaan besar sebagai pembalasan Balas semesta yang kau beri Dalam ramai seolah tak peduli denanmu Tapi dengan aksara yang sunyi ini Senjakala rindu selalu terbit dalam merah fajar Semerah hangat harapan pagi Selalu pagi Tapi tak lupa juga sunyi malam Sunyi yang damai serta hening Hanya ada suara-suara tuhan didalamnya Dan mungkin suaramu juga Ibu Jepara, 11 Juni 2020
Untukmu Ibu(4)
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Ibuku Doakan langkah anakmu ini kejalan yang benar bu Mungkin sudah banyak sekali jalan-jalan sesat yang terjajaki Yang terpikir lagi, bagaimana membalas pamrih darimu bu Ibuku Doakan pijakan anakmu ini kokoh dan tak goyah Mungkin sudah banyak lutut ini bersandar pada tanah Dan terpikir lagi, bagaimana membalas rasa cintamu bu Ibuku Doakan nafas anakmu ini tidak cepat terengah-engah Mungkin sudah banyak pemberhentian yang sia-sia Lalu terpikir lagi, bagaimana membalas rasa rindumu bu Ibuku Doakan anakmu ..., sudah sudah Maaf debu ini banyak meminta-minta Tanpa balas rasa yang semesta Sedangkan pemberian dari fajar sampai sekarang selalu semesta Jepara, 9 Juni 2020
Mbah Min Namanya
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Mbah Min namanya Seorang kakek tua yang penuh cinta Yang kutahu dia seorang arsitek yang paling otentik Tangan-tangan arsiteknya begitu lihai dalan menukangi sebuah bangunan cinta Yang tak sengaja kudengar, Mbah Min seorang diri dalam gubuk tua Sungguh tak tega jika tak sengaja mendengar lewat kabar angin Mbah Min namanya Kakek yang banyak sekali cintanya ditengah sunyinya pandemi ini Aku berani bertaruh Siapapun kamu, entah manusia atau pun makhluk selain manusia akan tersenyum karena cinta Mbah Min Bagaimana tidak? Tiap hembusan nafas dan tiap langkahnya membekas didasar sukmamu Bekas cinta-cinta yang merasuk selalu teringat saat malam menjelang tidur Ya benar, namanya Mbah Min Kakek yang kutemui didesa bumi kartini Makhluk yang bernama manusia menyepakati tempat pertemuan itu di desa Langon Desa yang penuh cinta karena Mbah Min disana Dan disanapun banyak sekali jejak-jejak cinta dari langkah Mbah Min Semoga selalu berbahagia Mbah Min Senjakala hidupmu penuh dengan semerbak cinta Je...
Muhammad Ainun Nadjib
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Untukmu Mbah Nun Terimakasih atas segala cahaya yang kau beri Sehingga selalu ada ruang merdeka dalam diri ini Malam itu selalu kurindu atas sumilir cinta-cinta yang saling melengkapi Selalu sejuk jika memejamkan mata Selalu damai jika menghela nafas Dan selalu rindu kepada sang pencipta rindu Hangatnya peluk diluar raga juga melengkapi rasa nyaman itu Sangat bersyukur dapat bertatap dalam lingkaran cinta Untukmu Mbah Nun Terimakasih atas segala arahan dari telunjuk jarimu Jika tujuanya hulu, semua berhulu pada satu hulu yang sama Dengan jalan yang berbeda Dengan kapasitas yang berbeda Dan dengan cinta yang berbeda tentunya Bahkan arah kesadaran darimu mengalahkan telunjuk yang terangkat Untuk tujuan yang sangat tinggi tersebut, semesta pun membantu Melalui angin sejuk dan tatanan semesta yang menari-nari dengan indah Untukmu Mbah Nun Terimakasih atas segala air yang kau bagi ditengah rasa kering ini Kering dalam diri yang mematikan keseimbangan Kurasa akan sangat timpang jika tak dapa...
Rasa yang tak Dirasa
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Sudah biasa semesta menari dengan presisinya Sudah biasa juga matahari memberikan tatanan yang sempurna Semua saling melengkapi dari sekat-sekat rindu itu Hanya kau saja yang tak sadar akan besarnya mereka mengisi sekat-sekat itu Tak tahu sampai kapan Tak tahu sampai dimana Semua serba tak tahu untuk menuju keseimbangan tersebut Entah melepaskan atau dilepaskan pun tak tahu jika berhulu di keseimbangan Entah juga ada hal lain yang melepaskanya Sungguh ketidaktahuan dari rasa takut untuk seimbang Ingin sekali memaksakan untuk memilih jalan Kembali rasa takut atas keseimbangan semesta yang berlaku Takut merusak tatanan keseimbanganya Juga takut merusak kemerdekaan yang telah teratur Ingin juga sedikit memerangi hal yang dirasa mau melepaskan Dan kembali lagi seperti pengulangan yang abadi Atas nama keseimbangan kutakut menarik pedangku Pedang yang sudah lama terasah tajam dan cukup panjang untuk menebas sebuah keseimbangan Mungkin tak apa jika tarian pedang dariku benar presisi atas kese...
Simpul-Simpul yang tak Disimpulkan
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Ikatan cinta yang pernah kita rawat kawan Kadang terkoyak dalam panjangnya waktu Kadang runyam dalam bingungnya dimensi Kadang terlepas dalam luasnya ruang Yang kutahu kita berusaha menguatkanya Hanya dalih sefrekuensi yang mengganggu simpul tersebut Semoga selalu terjaga simpul-simpul itu kawan Entah dalam ruang, waktu dan kondisi apapun Semoga selalu terjaga Dalam dinginya malam semoga simpul-simpul terikat oleh sunyi doa Dalam teriknya matahari semoga simpul-simpul terikat oleh cinta Banyaknya simpul semoga menjadi keseimbangan baru Untuk membangun sesuatu yang baru Sekecil apapun kutahu akan jadi manfaat bagi huma manusia masing-masing Tepatnya dalam dasar huma manusia yang berisi kedamaian Sambung menyambung dalam jaring yang diatur olehNya Jepara, 24 Mei 2020
Untukmu Ibu(3)
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Cepat sembuh ibuku Dari penyakit-penyakit yang datang kepadamu Tentu saja hal itu sangat kecil bagimu ibu Kutahu kau selalu menempatkan hal itu dalam keseimbangan semesta Cepat sembuh ibuku Dari hal-hal yang tak membuatmu bahagia Maaf anakmu selalu angkuh saat bersamamu atas nama kedewasaan Maaf juga karena tak secara langsung kuberitahukan kepadamu puisi ini Cepat sembuh ibuku Dalam ruang sunyi ini, kutitipkan doa yang kuselipkan kepada puisi ini Semoga tersampaikan kepadamu melalui hal-hal yang tak terduka Melalui cinta-cinta yang datang dari semesta Kutahu diusia senjamu ibu Kau masih tegar menghadapi badai-badai yang kadang ada Badai kerinduan juga seperti ku Tak tahu apakah bisa berdaulat atau tidak Kuhanya menangis dalam ruang ini Ruang yang sepi sunyi tanpa pintu masuk manusia Menahan malu karena belum bisa membahagiakanmu Ibu Jepara, 24 Mei 2020
Berdaulat Diatas Rindu(6)
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Yang paling besar dari kesalahanku adalah bersalah kepadaMu Tuhanku Salah-salah yang semakin menumpuk menimbun pada tanah milikMu Kemudian salah-salah kepada seluruh padatan buatanMu Dari yang menyatu sampai padatan-padatan terdekatku Cinta-cinta yang timbul pagi ini Selalu menjadi tamparan telak dilubuk hati paling dasar Dimana rindu-rindu yang berdaulat bersinggungan denganku Istimewanya mereka sungguh tak sadar atas kedaulatan itu Lubuk hati hanya terbakar terselimut rekaman memori tadi pagi Kuharap ketidakseimbangan ini menjadi senjakala Senjakala atas peran-peran jahat yang jarang terkalahkan Kuharap juga ini senjakala untuk mbah egois, dan merubahnya jadi sebuah keseimbangan Keseimbangan yang berdaualat Dari diriku dan Tuhanku Tandusnya medan perang yang berlalu Semoga menjadi senjakalanya juga Kemudian keseimbangan berdaulat diatas maaf dan ampunan Yang selalu diingat Dalam langkah disepanjang jalan Jepara, 24 Mei 2020
Berdaulat Diatas Rindu(5)
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Tuhan Aku percaya bahwa jatuhnya titik embun sudah Engkau rencanakan Aku juga percaya bahwa tarian konstelasi alam semeta karenaMu Sampai pada tatanan rasa cinta yang tak terberitakan Tapi kenapa diriku selalu lalai dari hal-hal itu Hal-hal kepercayaan yang harusnya kutanam dalam kesadaran Tuhan Maaf karena sering melupakan ruang-ruang yang terlewat Maaf karena sering melewatkan waktu-waktu yang menyintas Maaf juga karena tak melihat hulu dari dialektika peristiwa Hulu yang menuju kepada Engkau, yang sering kutersesat karenanya Tuhan Aku juga berterimakasih kepadaMu Terhadap air yang Kauberikan disepanjang jalan menuju hulu Air sungai yang menjadikanya penunjuk jalan kehulu Sering kuangkuhkan karena kesadaran egoisku Sering juga kuberjalan menjauhi sungai karena landai Padahal jelas tanjakan pinggir sungai membawaku kehulu Maaf karena itu Jepara, 22 Mei 2020
Berdaulat Diatas Rindu(4)
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Terimakasih Tuhan Atas cinta-cinta yang datang kepadaku dari kehendakMu Betapa bodohnya aku yang jarang sekali menyadari cinta-cinta itu Kadang sengaja melupakanya Terimakasih Tuhan Atas rindu-rindu yang terselesaikan dari kehendakmu Entah itu memang terselesaikan atau belum Dan kembali lagi, banyak tak sadarnya dan kadang sengaja tak sadar Terimakasih Tuhan Atas simpul-simpul yang kau eratkan karena kehendakMu Jika aku sendiri, tak mungkin bisa simpul-simpul itu akab erat Sungguu bodohnya aku yang tak sadar akan hal itu Dan semoga kerinduan ini tetap terjaga Dimana rindu berdaulat atas pikiran Dimana rindu berdaulat atas hati Dimana rindu berdaulat atas perilaku Dan tak tahu juga apakah rindu ini telah selesai atau belum Dan harusnya bersyukur atas rindu ini Kepadamu Tuhan Jepara, 22 Mei 2020
Untukmu Ibu(2)
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Disenjakala ramadhan ini begitu damai Perjumpaan dengan kawan-kawan lama Saling menyambung dan mengikat simpul-simpul persaudaraan Pantai pagi tadi hanyalah ruang Sejuk pagi tadi hanyalah waktu Dan untukmu ibu Kali ini sangat senang melihatmu tertawa Tidak lagi pertemuan yang diselesaikan rindu Kadang momen-momen kecil mempunyai kerinduan juga Hanya satu yang kusayangkan terhadap diriku Selalu angkuh pada kerinduan yang terselesaikan Tak mampu menyelesaikanya dengan sempurna Kadang acuh tanda tak peduliku Dibalik angkuhnya atas perilaku tersebut Kukatakan lagi lewat puisi ini ibu Aku sangat mensyukuri atas apa yang dilakukan rindu Membuat diriku tersenyum didalam hati Kembali badan sungguh angkuh Andai saja ada gugatan hati kepada badan Mungkin ada ribuan aksi yang berdemonstrasi menuntutnya Sungguh tak berdaulat dan tidak jujur Kadang hati harus menundukan perilaku Agar berdaulat diatas rindu Tentunya hanya kepadamu Ibu Jepara, 22 Mei 2020
Untukmu Ibu
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Maafkan anakmu ini ibu Hari-harinya dipenuhi masalah yang jarang bisa diselesaikan oleh anakmu ini Padahal ibu sudah mencontohkanya dari kecil Diusiaku saat ini ibu, maaf atas keangkuhan atas kedewasaanku untuk rasa cinta Kurasa bilang dewasa saja tak pantas ibu Hanya angka-angka yang menandakan waktu Maaf atas keangkuhan itu Maaf atas segala harapan yang kau inginkan, aku hanya seperti ini Dan maaf ibu, tak bisa membalas setetes cinta yang kau beri selautan Maaf ibu, rasa cinta dalam angkuh ini tak termanifestasikan dalam perbuatan Semoga terselip doa dari sajak ini Doa kesehatan dan kebahagiaan untukmu Dari anak mu ini, yang selalu angkuh Jepara, 16 Mei 2020
Berdaulat Diatas Rindu(3)
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Manifestasi dari rindu-rindu yang dibangun adalah sebuah keindahan Biasanya terwujud oleh pekerjaan, keseriusaan sampai kepada cinta Alam selalu bisa berdaulat jika masalah rindu Manifestasinya sangat banyak dan beragam dan sudah sampai kepada cinta Seperti cinta dari matahari kepada pepohonan Lalu cinta dari air kepada padi Sampai cinta udara kepada semua makhluk yan membutuhkan Dan masih banyak rindu-rindu alam lainya yang telah menjadi cinta Pertanyaan besarnya adalah Apakah kita bisa seperti matahari, air dan udara yang telah berdaulat atas rindu-rindunya Pergolakan sepi tanpa tepi untuk memikirkan hal tersebut Belum lagi kekasihNya Yang belum juga dirindu olehku secara besar Kembali lagi ke dimensi sepi tanpa tepi Sunyi dalam hati atas kesalahan rindu yang terbelokan oleh dunia Dunia ciptaan dariNya yang seharusnya kau seimbangkan Bukan malah timpang atas semua yang ada disekitarnya Jepara, 16 Mei 2020
Berdaulat Diatas Rindu(2)
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Jika menimbang dari lahir sampai saat ini Sudah berapa kerinduan yang termanifestasikan oleh perbuatan baik? Selalu takut dan resah atas jawabanya Yang kutahu jawabanya bukan hanya sekedar angka-angka Selalu menjadi hak paten bagiNya Yang kutakutkan adalah Aku tak tahu atas diriku Aku tak tahu atas peranku Aku tak tahu atas penokohanku Aku tak tahu atas fungsi sesungguhnya dariku Terasa sangat berat melawan lalai Lalai selalu mengalahkan rindu Jarang sekali aku berdaulat atas rindu dan mengalahkan lalai secara konsisten Jika itu keseimbangan, aku selalu tak seimbang Selalu kalah melawan lalai Rindu-rindu yang telah terecer dimedan pertarungan selalu ku susun kembali Kadang juga mengalami pemaknaan yang sesungguhnya atas rindu tersebut Yang kutahu aku selalu kalah menurutku Sering kali pada waktu yang sama Banyak rindu-rindu yang seimbang dengan lalai Dan bermanifestasi menjadi keindahan Lalai yang terindahkan oleh rindu yang berdaulat Jepara, 16 Mei 2020
Berdaulat Diatas Rindu
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Waktu demi waktu yang terlewat Hanya terlewat begitu saja Tanpa disadari Sering dilupakan Sedikit yang termakna Kadang rindu padaMu selalu lupa Yang menampar diri adalah lupa membawakannya untukMu Tak termanifestasikan dalam apapun Rindu hanya berucap sebatas sajak Rindu tak mampu dalam bentuk perbuatan Selalu beku pada gerak, beku dalam pemikiran Sungguh waktu menertawakan Waktu juga bertanya, kapan berdaulat diatas rindu? Jawabku dengan ketakutan tak tahu Melihat yang lain bisa berdaulat diatas rindunya sungguh malu Bahkan rindu yang disebut rindu, tak terasa jika mereka merindu Kutahu aku juga ingin berdaulat pada rinperbuatan Jepara, 16 Mei 2020 Menari-nari dalam doa dan perbuatan
Penokohan Kambing Hitam Dosen dari Sutradara Sistem Pendidikan
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Jika melihat lebih kedalam lagi dari lingkaran pendidikan perguruan tinggi, dengan sudut pandang yang agak berbeda, dosen pun menjadi salah satu korban dari sistem yang selama ini dipakai. Banyak bapak ibu dosen yang sering diprotes oleh mahasiswanya karena dirasa kurang tanggap dalam perkuliahaan, apalagi pada saat pandemi yang melanda seluruh universitas di negeri sendiri. Pada lingkaran teman-teman saya, masih ada saja terdengar kisah-kisah pengusiran yang dilakukan oleh ibu dosen kepada mahasiswa, anehnya pengusiran tersebut dilakukan lantaran penyanggahan teori yang agak kasar dari mahasiswa. Dari hal tersebut memang seorang mahasiswa tadi agak ngotot dan tidak mau mengalah, dalam artian terus menyanggah apa yang dikatakan oleh dosen tersebut, agak lucu sebenarnya sikap yang diambil oleh dosen tersebut, sampai mengusir mahasiswanya karena perbedaan pendapat, lain halnya kalau memang terlambat pada waktu yang telah disepakati, dosen pantas untuk mengusirnya atau melarangnya mas...
Bernafaskan Gotongroyong
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Gotong royong terdiri dari 2 kata bahasa jawa, yaitu gotong/nggotong dan royong. Gotong artinya mengangkat dan royong artinya bersama-sama. Dapat disimpulkan gotog royong adalah mengerjakan/menolong sesuatu secara bersama-sama dengan tujuan yang sama juga. Kulihat berita pagi ini, saat pandemi covid-19 berada di Indonesia, seorang penyanyi yang terkenal dengan lagu-lagu bahasa jawanya yaitu Didi Kempot tadi malam tepatnya 11 April 2020 mengadakan konser untuk donasi bantuan dana covid-19, dan kabarnya mendapat donasi dari kawan-kawan kurang lebih 5 milyat rupiah. Konser pengumpulan dana oleh Didi Kempot yang diselenggarakan lewat salah satu tv nasional merupakan bentuk gotong royong di era modern seperti pada saat tulisan ini dibuat. Secara sadar atau tidak sadar sudah banyak hal-hal yang telah dilakukan kawan-kawan kita untuk membantu sesama melalui kekuatan komunal society dengan wadah gotong royong. Janggalnya menurut saya adalah saat gotong royong yang telah terjadi dib...
Apakah Semuanya Hitam?
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Semoga saja terwakilkan oleh aksara Yang kutahu juga hanya titipan aksara Dan titipan dariNya yang penuh cinta Kurasa hanya hitam pada setiap langkah Dan mungkin lebih dari hitam bahkan gelap Tak tahu apa memang terjadi atau prasangka Yang kutahu hanya aku tak tahu Apakah memang jadi pemberat disisi gelap dengan yang terang supaya seimbang Kembali lagi tak tahu apakah hanya naif atau tidak ada Tak apa jika seimbang Tak apa jika aku tidak tahu Dan tak apa asal apapun juga seimbang J.10 April 2020