Mengagumi Umbu

Hai mbah umbu
Bagaimana kabarmu disana?
Apakah disana lebih sunyi daripada dibumi atau bagaimana
Kalimat yang paling tak bisa dilupakan adalah puisimu yang berjudul Ibunda Tercinta
"Korban terimakasih, restu dan ampunan"
Apalagi saat dinyanyikan oleh Nankinun
Suara tinggi dari dosen UAD itu tak pernah kulupa
Dan makna dari puisimu
Aku sangat mengaguminya

Surakarta, 27 Maret 2022

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menarilah Fantasi

terjebak

Mati diusia 27 Tahun