Kadang, ingin mendaki saja

Kadang saat seperti ini
Aku ingin mendaki saja
Gunung-gunung yang dekat saja tak apa
Dengan cukup satu dua orang kawan
Memandang sepi sunyi hutan ditiap perjalanan
Hati terasa terisi kembali oleh hening-hening hembus gunung
Tak ada lagi suara-suara ego manusia yang menyakitimu
Udara serasa bersih dan menghirup panjang nafas saat perjalanam begitu mengenang
Disana pasti biru langit begitu tua saat siang hari
Hamparan sabana dan sedikit pendaki asing begitu membuat rindu
Menyapa saat berpapasan dan saat di samping camp ground
Sudah berapa tahun tak mendaki
Disana begitu jujur dan bersih, tak banyak kepentingan untuk mengasih makan ego
Mengobrol, memasak, dan terus berjalan dengan kebersihan alam
Tak seperti dunia kapital dibawah sini
Kadang perasaan juga ditumpuk ego dan bersinggung dengan manusia lain tanpa sadar
Benar, tanpa sadar
Ujungnya hanya membuat tulisan yang tak jelas
Menumpahkan segala kerinduan terhadap hutan dan gunung
Kadang tenenangan itu yang benar-benar kubutuhkan dibalik hitam pekatnya dunia saat ini
Selain hutan dan gunung aku juga rindu betapa bersihnya batin maiyahan di tiap tanggal 17 itu
Aku rindu kebersihan itu
Aku rindu ketulusan itu
Disini pekat
Hitam
Kejam

Sukoharjo, 14 Mei 2022

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menarilah Fantasi

terjebak

Mati diusia 27 Tahun