Kembali MeinduMu

Kadang ditengah ramainya orang-orang yang penuh harap
Seya senantiasa sepi, sangat sunyi
Memahami jagat yang maha luas ini
Saya benar-benar kecil dan tak berdaya
Sebutir debu pasir yang tak ada artinya
Dan piciknya lagi, saya tak tiap waktu merinduMu
Hanya saat saat butuh saja, sangat banyak terselubungi kepentingan saat merindu
Ego dan sang bijaksana saling memenggal satu sama lain
Penuh dengan pertarungan sengit tak ada hentinya
Kebanyakan pertempuran ego selalu memenangkan pertandingan
Kebanggaan yang palsu turut hadir setelahnya
Kini hati yang dijadikan medan laga itu kosong luluh lantah
Hancur tak terlihat mana yang hitam dan putih
Semua terlihat abu-abu dan samar penuh kabut
Jahat yang menjadi sangat baik
Begitu juga sebaliknya
Diujung waktu kembali kumerindukanmu
Entah kapan kita kan menjadi satu dan mengetahui semuanya
Semua yang ada dijagat ini
Rindu
Rindu
Rindu sekali

30 Juli 2022

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menarilah Fantasi

terjebak

Mati diusia 27 Tahun