Untukmu Ibu(7)

Terasa sangat lama tak menuliskan aksara ini ibu
Tak tahu rantai apa yang membelenggu kesadaran ini
Kurasa hampir 3 minggu ini yang paling genting
Dan kembali lagi kekalahan telak atas diri melanda

Selalu angkuh sebagai lelaki dewasa
Sudah angkuh malah tak menanam
Apanya yang menanam, menyirami saja sungguh jarang
Dalam dasar lubuk ini ku termenung

Tuhan, kuharap terian alam semesta ini selalu seimbang
Tidak tidak, pasti selalu seimbang
Kuharap aku dapat melihatnya sedikit saja
Dalam balik jendela kecil ini

Jepara, 9 Juli 2020

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menarilah Fantasi

terjebak

Mati diusia 27 Tahun