Mukanya Seperti Penjual Krupuk
Entah hati ini sudah tertempa berapa kali
Sampai candaan yang berbuntut keceplosan hanya membekas sayatan kecil
Cukup lucu bagiku juga untuk membaur bersama tuan dan puan pimpinan di tempat kerja
Bahkan sedetik setelah terceplos tuan pun sok akrab kepadaku
Hahaha tak apa tuan, tak usah begitupun kau selalu jadi orang baik dimataku
Aku hanya takut penjual krupuk di daerah ngoresan saat malam hari itu menuntut kepadamu
Kenapa muka sesufi penjual krupuk disandingkan denganku
Kau pun pasti tak tahu itu tuan hahaha
Gaji 5 juta perbulanmu tak bisa memahami kehidupan mereka tuan
Mungkin kantor sekotor itu tak pantas dipijaki oleh para sufi penjual krupuk
Oleh karena itu aku takut tuan tertembak dijalan sunyi oleh mereka
Harusnya kau bilang saja mukaku seperti para koruptor, muka pembunuh, atau muka kejahatan sekalian.
Aku sudah tak terpenjara oleh tubuh dan muka ku ini
Aku bebas dalam tahanan diri yang kaupun mungkin masih tertahan tuan
Aku hanya takut para sufi penjuak krupuk diluar sana tak terima akan bercandaan tuan
Sudahlah, para sufi juga tak seperti tuan juga sepertinya
Jadi santai saja tuan, lanjutkan saja merendahkanku
Jepara, 11 Januari 2020
Komentar
Posting Komentar