Kupu-kupu Kayu

Saatnya kupu-kupu kayu tersungkur
Sayapnya kaku dan sulit digerakan
Saat gembira memilih jadi kupu-kupu
Yang didapat malah kayu yang menjelma jadi sayap
Saat pertama keluar dikira tak apa
Terjunlah kupu-kupu itu tanpa ragu
Dan benar
Saatnya tersungkur bagi kupu-kupu itu

Waktu keluar jadi kupu-kupu utuh sampai dia tersungkur sekitar 3,5 tahunan
Waktu yang panjang, waktu yang melelahkan
Saat terjatuh tak langsung terjatuh
Banyak tersangkut dan terbentur ranting dan dinding batu
Saat dirasa bisa menggerakan sayap
Dan melambat jatuh
Terlihat harapan yang muncul
Tapi tetap saja jatuh

Kini tersungkur dalam tanah
Banyak debu dan lumpur
Kelaparan dan kehausan
Sempat diam putus asa dan bergerak dengan sedikit harapan
Terseok-seok dalam rumput dan tanah
Terus menatap dengan sorot mata kosong
Juga kadang tersenyum dalam tatapan penuh arti
Terus berjalan dan berusaha terbang dengan bersayapkan kayu
Kini kayu basah karena hujan

Saat berjalan lagi, tak ada pohon lebat untuk berteduh
Teruslah hidup kupu-kupu kayu
Realitas kebenaran selalu berubah
Dulu memilih menjadi kupu-kupu suatu yang benar
Dan mungkin kini kau sadar itu salah
Tapi tak apa
Mungkin saja di masa nanti itu jadi benar juga
Berjalanlah

Jepara, 1 Oktober 2020

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menarilah Fantasi

terjebak

Mati diusia 27 Tahun