Konservatisme KKN

Sudah kubilang saatnya diriku mengiri kan?
Tanyaku pada dekan dan jajaranya yang mengurusi KKN
Tatap tajam mataku dan jari yang menelunjuk kearah padamu tuan dan puan
Aaiihhh sudah lah tuan, kau terlalu berat membawa nama organisasi besar ini
Perjuangan dimasa lalu tak kau manifestasikan diera sekarang ini, apalagi di hari esok
Contoh program yang cukup dagelan kembali lagi kau pentaskan
Apa tidak cukup kelucuan program kemarin pak dekan?
Sungguh lucu fakultasku ini, fakultas dibawah kampus swasta terbaik sealam semesta
Ya benar sampai kealam semesta karena melihatnya dengan satu orang

Tumpang tindih, macet informasi sampai ketidakjelasan yang lainya kau pertontonkan
Apa sudah saatnya tuan-tuan ini pensiun saja
Menikmati masa tua bersama cucu-cucu ditemani hangatnya kopi
Dan pergolakan di dunia pendidikan diserahkan ke anak muda saja
Setidaknya libatkanlah ideologi pemuda yang gandrung idealisme tuan
Bagilah mereka ruang untuk mempengaruhi jalanya program-program fakultas bahkan universitas
Geram, gusar, marah, sakit hati semua berada ditangan-tangan kami
Kami yang peka terhadap perubahan-perubahan
Kasihlah ruang untuk anak organisasi prodi itu
Mereka banyak melakukan perubahan dilingkar organisasinya

Tapi
Selalu ada tapi dalam setiap tulisan
Otokritik juga selalu tajam kepada diri sendiri
Mungkin dialektika pembanding aku masih tidak ada apa-apanya dengan tuan dan puan dijajaran sana
Masih terlalu kecil dan sangat kecil, dan sungguh tulisan ini pun tak mampu kubagikan kesiapapun
Karena sadar tak punya kuasa, banyak dosa, banyak salah dalam diri ini
Rangkum saja di otokritik untum diri ini yang penuh salah
Rangkum saja tuan
Memang selalu salah
Memang selalu kalah

Jepara, 18 November 2020

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menarilah Fantasi

terjebak

Mati diusia 27 Tahun