Sepasang Burung Berleher Oranye

Saat ku menyinggung sepasang burung itu di puisi sebelumnya
Sontak burung itu terbang didepanku lalu berputar kembali ketempat dirinya bertengger
Seperti seolah tahu jika dirinya kusindir dalam tulisan tadi

Juga saat tulisan ini ditulis, kadang terbang berputar didepanku dan kembali lagi ketempat semula
Seperti selalu menyindirku untuk selalu bergembira atas apapun
Aih kau begitu pandai dalam menyemangatiku

Juga cuitan saat burung yang satu terbang seolah mengatakan sesuatu
Jika masalahmu sebesar kapal, pertolongan Tuhan seluas lautan kawanku
Dan dengan naifnya kuberlagak seperti Qays yang mempunyai kerajaan binatang-binatang buas

Jepara, 17 Februari 2021 • 14.48

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menarilah Fantasi

terjebak

Mati diusia 27 Tahun