Berdaulat Diatas Rindu(6)
Yang paling besar dari kesalahanku adalah bersalah kepadaMu Tuhanku
Salah-salah yang semakin menumpuk menimbun pada tanah milikMu
Kemudian salah-salah kepada seluruh padatan buatanMu
Dari yang menyatu sampai padatan-padatan terdekatku
Cinta-cinta yang timbul pagi ini
Selalu menjadi tamparan telak dilubuk hati paling dasar
Dimana rindu-rindu yang berdaulat bersinggungan denganku
Istimewanya mereka sungguh tak sadar atas kedaulatan itu
Lubuk hati hanya terbakar terselimut rekaman memori tadi pagi
Kuharap ketidakseimbangan ini menjadi senjakala
Senjakala atas peran-peran jahat yang jarang terkalahkan
Kuharap juga ini senjakala untuk mbah egois, dan merubahnya jadi sebuah keseimbangan
Keseimbangan yang berdaualat
Dari diriku dan Tuhanku
Tandusnya medan perang yang berlalu
Semoga menjadi senjakalanya juga
Kemudian keseimbangan berdaulat diatas maaf dan ampunan
Yang selalu diingat
Dalam langkah disepanjang jalan
Jepara, 24 Mei 2020
Komentar
Posting Komentar