Rasa yang tak Dirasa
Sudah biasa semesta menari dengan presisinya
Sudah biasa juga matahari memberikan tatanan yang sempurna
Semua saling melengkapi dari sekat-sekat rindu itu
Hanya kau saja yang tak sadar akan besarnya mereka mengisi sekat-sekat itu
Tak tahu sampai kapan
Tak tahu sampai dimana
Semua serba tak tahu untuk menuju keseimbangan tersebut
Entah melepaskan atau dilepaskan pun tak tahu jika berhulu di keseimbangan
Entah juga ada hal lain yang melepaskanya
Sungguh ketidaktahuan dari rasa takut untuk seimbang
Ingin sekali memaksakan untuk memilih jalan
Kembali rasa takut atas keseimbangan semesta yang berlaku
Takut merusak tatanan keseimbanganya
Juga takut merusak kemerdekaan yang telah teratur
Ingin juga sedikit memerangi hal yang dirasa mau melepaskan
Dan kembali lagi seperti pengulangan yang abadi
Atas nama keseimbangan kutakut menarik pedangku
Pedang yang sudah lama terasah tajam dan cukup panjang untuk menebas sebuah keseimbangan
Mungkin tak apa jika tarian pedang dariku benar presisi atas keseimbangan
Akan sangat terasa tarianya mengkoyak hal-hal timpang
Dan akan sangat terasa juga jalan yang jelas
Terasa terang disepanjang jalan
Jika semua presisi dan seimbang
Komentar
Posting Komentar